Cara Berwudhu: Panduan Langkah demi Langkah

Wudhu wajib dilakukan sebelum setiap sholat. Pelajari urutan yang benar, caranya, dan kesalahan umum yang perlu dihindari.

Oleh Benjamin · · 4 menit baca

Apa Itu Wudhu?

Wudhu (juga ditulis wudu) adalah cara bersuci dalam Islam dengan menggunakan air. Sebelum kamu berdiri menghadap Allah dalam sholat, kamu mempersiapkan diri dengan membasuh bagian-bagian tubuh tertentu dengan urutan tertentu. Anggap saja wudhu sebagai penyegaran lahir dan batin: membersihkan hadas kecil supaya kamu bisa menghadap sholat dengan fokus dan jernih.

Wudhu bukan pilihan. Wudhu adalah syarat sahnya setiap sholat, jadi kamu akan melakukannya beberapa kali sehari. Kabar baiknya, setelah kamu hafal langkahnya, seluruh prosesnya hanya butuh sekitar dua menit.

Kapan Kamu Perlu Berwudhu?

Kamu harus dalam keadaan berwudhu setiap kali sholat atau memegang Al-Quran. Kalau kamu masih punya wudhu dari sholat sebelumnya dan belum ada yang membatalkannya, kamu tidak perlu mengulanginya. Wudhumu masih berlaku.

Wudhumu batal karena hal-hal berikut:

  • Buang air (kecil atau besar)
  • Buang angin (kentut)
  • Tidur nyenyak (berbaring atau bersandar sampai kamu tidak sadar)
  • Keluar darah yang banyak dari luka
  • Muntah

Dua yang terakhir tergantung mazhabmu: darah yang mengalir dan muntah sepenuh mulut membatalkan wudhu menurut mazhab Hanafi, dan menurut mazhab Hanbali kalau banyak; menurut mazhab Syafi'i dan Maliki tidak membatalkan. Kalau salah satu dari hal ini terjadi setelah kamu berwudhu tapi sebelum sholat, cukup berwudhu lagi. Tidak ada batasan berapa kali kamu boleh berwudhu dalam sehari.

Apa yang Kamu Butuhkan

Yang kamu butuhkan hanya air bersih. Itu saja. Tidak perlu alat khusus, sabun, atau wadah. Wastafel kamar mandi biasa sudah cukup. Banyak Muslim di seluruh dunia berwudhu di rumah, di kantor, di masjid, atau di mana saja yang ada air mengalir.

Langkah-Langkah Wudhu (Sesuai Urutan)

Wudhu punya urutan tertentu. Setiap langkah sebaiknya dilakukan dengan tenang dan menyeluruh: tidak terburu-buru, tapi juga tidak terlalu lambat. Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan bahwa hemat dalam memakai air adalah bagian dari wudhu.

  1. Niatkan dalam hati (niat): Sebelum menyalakan keran, niatkan dengan tulus di dalam hati bahwa kamu berwudhu karena Allah. Niat ini tidak perlu diucapkan keras-keras. Ini komitmen pribadi di dalam hatimu.
  2. Ucapkan "Bismillah": Mulailah dengan mengucapkan "Bismillah" (Dengan nama Allah). Boleh diucapkan pelan untuk dirimu sendiri.
  3. Basuh kedua tangan tiga kali: Mulai dari tangan kanan, lalu tangan kiri. Basuh setiap tangan sampai pergelangan, dan pastikan air sampai ke sela-sela jari. Ulangi tiga kali.
  4. Berkumur tiga kali: Ambil air dengan tangan kanan, kumur-kumur di dalam mulut, lalu buang. Ulangi tiga kali. Ini disebut madmadah.
  5. Membersihkan hidung tiga kali: Ambil air dengan tangan kanan, hirup pelan ke dalam lubang hidung, lalu keluarkan lagi. Ulangi tiga kali. Ini disebut istinsyaq. Mungkin awalnya terasa aneh. Mulai dengan sedikit air, lalu tambah sampai terasa nyaman.
  6. Basuh wajah tiga kali: Dengan kedua tangan, basuh seluruh wajah. Batasnya dari tempat tumbuh rambut sampai dagu, dan dari telinga ke telinga. Pastikan air mengenai seluruh bagian ini, termasuk alis dan kulit di bawah jenggot atau kumis. Ulangi tiga kali.
  7. Basuh tangan kanan sampai siku tiga kali, lalu tangan kiri tiga kali: Mulai dari ujung jari, basuh sampai ke siku, termasuk sikunya. Selalu mulai dari tangan kanan, lalu tangan kiri. Ulangi tiga kali untuk masing-masing tangan.
  8. Usap kepala satu kali: Basahi kedua tangan, lalu usapkan ke kepala, mulai dari batas rambut di depan ke arah belakang, lalu kembalikan tangan ke depan. Ini dilakukan satu kali, bukan tiga kali. Ini disebut masah.
  9. Usap kedua telinga satu kali: Dengan sisa air di tangan (atau air baru), usap bagian dalam telinga dengan jari telunjuk dan bagian luarnya dengan ibu jari. Ini dilakukan satu kali.
  10. Basuh kaki kanan tiga kali, lalu kaki kiri tiga kali: Basuh setiap kaki sampai mata kaki, termasuk mata kakinya. Pastikan air sampai ke sela-sela jari kaki. Mulai dari kaki kanan, lalu kaki kiri. Ulangi tiga kali untuk masing-masing kaki.

Selesai. Sekarang kamu dalam keadaan berwudhu dan siap untuk sholat.

Doa Setelah Wudhu

Setelah selesai berwudhu, disunnahkan membaca doa berikut:

"Ash-hadu an la ilaha illallah, wa ash-hadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluh."

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya."

Doa ini cara yang indah untuk menutup wudhu. Doa ini meneguhkan kembali imanmu tepat sebelum kamu memulai sholat.

Tips untuk Pemula

Beberapa kali pertama mungkin terasa canggung, dan itu sangat wajar. Ada beberapa hal yang perlu kamu ingat selama belajar:

  • Makin sering, makin cepat. Wudhu pertamamu mungkin butuh lima atau enam menit karena kamu memikirkan setiap langkah. Dalam satu atau dua minggu, kemungkinan besar kamu sudah selesai dalam waktu kurang dari dua menit tanpa perlu berpikir.
  • Jangan boros air. Nabi ﷺ menasihati agar tidak berlebihan memakai air, bahkan saat berwudhu di sungai. Buka keran secukupnya, jangan sampai deras sekali.
  • Tidak apa-apa belajar pelan-pelan. Kalau kamu belum bisa mengingat setiap langkah dengan sempurna, lakukan sebaik yang kamu bisa dan terus berlatih. Allah melihat usaha dan ketulusanmu.
  • Pakai ponselmu sebagai contekan di awal. Tidak perlu malu membuka langkah-langkahnya di layar selama kamu belajar. Sandarkan ponselmu di dekat wastafel dan lihat sekilas di antara langkah sampai prosesnya terasa alami.
  • Pakai baju yang memudahkan. Menggulung lengan panjang sebelum mulai menghemat waktu dan menjaga bajumu tetap kering. Ada juga yang menyiapkan handuk kecil di dekatnya untuk sesudahnya.

Membangun Kebiasaan

Wudhu adalah salah satu ibadah fisik pertama yang akan kamu pelajari sebagai Muslim baru, dan wudhu cepat sekali menjadi kebiasaan. Karena kamu mengulanginya sebelum setiap sholat, tubuhmu cepat hafal. Banyak Muslim merasakan wudhu benar-benar menenangkan, sebuah momen hening dan fokus sebelum mereka berdiri untuk sholat.

Kalau kamu ingin panduan visual untuk diikuti di depan wastafel, Revertly punya Panduan Wudhu interaktif yang menuntunmu di setiap langkah. Panduan ini dibuat untuk orang yang baru pertama kali belajar. Setelah wudhu terasa nyaman, langkah berikutnya adalah belajar sholatnya.

Santai saja. Setiap Muslim yang sholat hari ini pernah melewati proses belajar yang sama seperti yang sedang kamu jalani sekarang. Tidak lama lagi, berwudhu akan terasa sealami mencuci tangan.

Belajar sholat, langkah demi langkah

Revertly membawa Muslim baru dari wudhu sampai sholat yang lengkap dalam tujuh hari.

Baca juga