Bagaimana cara sholat kalau keluargaku bukan Muslim?
Kamu bisa sholat di tempat bersih mana pun di rumah, di kamarmu sendiri dengan pintu tertutup, dan rentang waktu sebagian besar sholat cukup panjang untuk menemukan momen yang tenang. Saat sholat sendirian, suara pelan sudah cukup menurut semua mazhab. Islam memintamu untuk terus sholat dan terus berbuat baik kepada keluargamu, meskipun mereka tidak seiman denganmu.
Oleh Benjamin · Terakhir diperbarui
Langkah demi langkah
- Cari tempat yang bersih dan tenang. Kamar tidurmu sudah cukup. Sajadah membantu, tetapi lantai, karpet, atau handuk yang bersih juga bisa. Cari arah kiblat sekali, lalu ingat patokannya, misalnya sudut kamar atau jendela.
- Pelajari rentang waktu sholatmu. Setiap sholat punya rentang waktu, sering kali satu jam atau lebih. Kamu tidak harus sholat tepat saat azan, jadi kamu bisa memilih momen yang tenang di dalam rentang waktu itu.
- Berwudhu di wastafel. Wudhu hanya butuh dua atau tiga menit di wastafel kamar mandi. Banyak mualaf berwudhu sebelum keluar kamar atau sebelum makan, lalu menjaganya untuk beberapa sholat, karena wudhu tetap berlaku sampai ada yang membatalkannya.
- Sholat dengan suara pelan. Saat sholat sendirian, suara pelan sudah cukup, bahkan di Subuh, Maghrib, dan Isya. Dzuhur dan Ashar memang selalu dibaca pelan.
- Tetap berbuat baik. Bantu pekerjaan di rumah, makan bersama keluargamu sebisa mungkin, dan biarkan mereka melihat bahwa Islam membuatmu lebih lembut, bukan lebih jauh.
Apa kata Al-Quran tentang orang tua yang bukan Muslim
Allah memerintahkan kita berbakti kepada orang tua, dan Dia berbicara langsung tentang orang tua yang tidak seiman dengan kita: jangan taati mereka untuk berpaling dari-Nya, “dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik” (Quran 31:15).
Jadi kamu tidak harus memilih antara sholatmu dan keluargamu. Kamu menjaga keduanya: sholat untuk Allah, dan perlakuan baik untuk orang-orang yang membesarkanmu.
Hal-hal kecil yang memudahkan
- Subuh sering kali datang sebelum orang lain bangun, jadi itulah sholat yang paling mudah dijaga secara pribadi.
- Simpan kerudung bersih atau pakaian panjang di kamarmu kalau kamu perlu menutup lebih banyak untuk sholat.
- Sholat hanya butuh beberapa menit. “Aku perlu lima menit” biasanya sudah cukup sebagai penjelasan.
- Kalau kamu belum siap bercerita, aplikasi Revertly punya mode privasi dengan ikon yang tidak mencolok dan notifikasi yang netral.
Makanan dan hari raya
- Saat makan bersama keluarga, pilih yang halal untukmu dan dengan sopan lewatkan babi dan alkohol. Hidangan sayur dan ikan adalah jalan keluar yang mudah.
- Banyak mualaf melewatkan hari raya seperti Natal bersama keluarga, ikut makan dan menghabiskan waktu bersama, tanpa ikut dalam ibadah agama lain.
- Para ulama berbeda pendapat tentang ucapan selamat hari raya, jadi kalau hal ini penting buatmu, tanyakan kepada ustadz atau imam masjidmu.
Kalau keadaannya tidak aman
Bagi kebanyakan mualaf, keluarga yang bukan Muslim berarti percakapan yang sulit, bukan bahaya. Kalau kamu punya alasan untuk takut disakiti, keselamatanmu yang utama. Sholatlah secara pribadi, jangan terburu-buru memberi tahu siapa pun, dan hubungi masjid setempat atau komunitas pendamping mualaf yang kamu percaya.
Pertanyaan umum
Bolehkah aku sholat di ruangan yang sama dengan keluargaku?
Boleh, selama tempatnya bersih dan kamu menghadap kiblat. Banyak mualaf tetap lebih memilih kamarnya sendiri di awal, sekadar supaya tenang.
Apakah aku harus membaca keras di Subuh, Maghrib, dan Isya?
Tidak. Saat sholat sendirian, suara pelan sudah cukup menurut semua mazhab. Bacaan keras penuh di sholat-sholat itu adalah untuk imam yang memimpin jamaah.
Bagaimana kalau aku tidak bisa sholat tepat waktu karena acara keluarga?
Lihat dulu rentang waktu sholatnya; sering ada waktu sebelum atau sesudah acara. Kalau kamu benar-benar terlewat, qadha sholatnya secepat mungkin.
Keluargaku menganggapku berlebihan. Apa yang harus aku lakukan?
Tetap sabar dan baik, jaga ibadahmu tetap sederhana, dan jawab pertanyaan dengan tenang. Seiring waktu, caramu memperlakukan mereka berbicara lebih banyak daripada argumen apa pun.
Latihan dengan audio
Revertly menuntunmu dengan bacaan untuk setiap kata, sesuai kecepatanmu. Tidak sanggup membayar aplikasinya? Minta kode gratis.