Mirin (arak beras manis Jepang)

Mirin halal atau haram?

Tidak halal

Tidak halal. Mirin asli (hon mirin) adalah arak beras dengan kadar alkohol sekitar 14 persen. Bumbu ala mirin yang bersertifikat halal juga tersedia.

"Tidak halal" berarti empat mazhab Sunni dan lembaga sertifikasi halal menganggapnya haram. Jika ada pendapat minoritas, pendapat itu disebutkan di bawah.

Apa itu dan dari mana asalnya

Mirin adalah arak beras manis yang dipakai dalam masakan Jepang. Mirin asli mengandung sekitar 14 persen alkohol dan di Jepang dijual sebagai minuman beralkohol. "Bumbu ala mirin" (aji-mirin) yang lebih murah mengandung lebih sedikit alkohol atau tidak sama sekali, tergantung mereknya.

Pendapat ulama

  • Empat mazhab: mirin adalah minuman beralkohol, jadi tidak boleh dipakai dalam makanan, dan memasak tidak menghilangkan seluruh alkoholnya.
  • Bumbu ala mirin tanpa alkohol, atau dengan logo halal, tidak masalah.

Di mana kamu menemukannya

Saus teriyaki, bumbu nasi sushi, kuah ramen, saus pengilap dan masakan restoran Jepang.

Apa yang perlu dicek di label

Hindari hon mirin. Untuk bumbu ala mirin, cari logo halal atau kadar alkohol nol yang tertulis. Cuka beras dengan sedikit gula adalah pengganti yang halal.

Ini panduan, bukan fatwa. Resep bisa berubah, jadi cek labelnya, cari sertifikasi halal, dan tanyakan kepada imam atau ustaz di tempatmu untuk masalah yang diperselisihkan ulama.

Terkait

Semua bahan dan nomor E

Belajar salat dari nol

Revertly mengajari mualaf wudu dan kelima salat langkah demi langkah, dengan audio untuk setiap kata. Tidak mampu membayar? Minta kode gratis