Apa itu dan dari mana asalnya
Ekstrak vanila dibuat dengan merendam polong vanila dalam alkohol dan air. Aturan Amerika Serikat mewajibkan minimal 35 persen alkohol. Saat dipanggang, sebagian besar alkoholnya menguap, tetapi tidak semuanya. Dalam es krim dan hidangan penutup dingin, alkoholnya tetap ada, dalam jumlah yang sangat kecil.
Pendapat ulama
- Banyak ulama dan lembaga sertifikasi halal: alkoholnya adalah pelarut, bukan minuman, dan sisa yang tertinggal dalam makanan jadi tidak bisa memabukkan, jadi makanannya boleh.
- Ulama lain: ekstrak yang dibeli itu sendiri adalah cairan yang memabukkan, jadi sebaiknya tidak dipakai, meski hanya sedikit yang tersisa setelah dimasak.
- Semua sepakat bahwa polong vanila, bubuk vanila dan vanila bebas alkohol tidak memunculkan pertanyaan ini.
Di mana kamu menemukannya
Kue, biskuit, es krim, vla, cokelat, milkshake dan permen.
Apa yang perlu dicek di label
Pilihan tanpa pertanyaan ini: polong vanila, bubuk vanila, pasta vanila tanpa alkohol, perisa vanila bebas alkohol (sering dalam gliserin, jadi pastikan gliserinnya nabati), dan vanilin.
Ini panduan, bukan fatwa. Resep bisa berubah, jadi cek labelnya, cari sertifikasi halal, dan tanyakan kepada imam atau ustaz di tempatmu untuk masalah yang diperselisihkan ulama.