Doa qunut: Allāhummahdinī fīman hadait

Doa Qunut

Abu Dawud 1425, at-Tirmidzi 464; "wa lā ya‘izzu man ‘ādait" dalam riwayat al-Baihaqi

  1. 1

    اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ

    Allāhummahdinī fīman hadait

    Ya Allah, bimbinglah aku bersama orang-orang yang Engkau bimbing

  2. 2

    وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ

    Wa ‘āfinī fīman ‘āfait

    sehatkanlah aku bersama orang-orang yang Engkau sehatkan

  3. 3

    وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ

    Wa tawallanī fīman tawallait

    peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara

  4. 4

    وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ

    Wa bārik lī fīmā a‘ṭait

    berkahilah aku pada apa yang Engkau berikan

  5. 5

    وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ

    Wa qinī syarra mā qaḍait

    dan lindungilah aku dari keburukan apa yang Engkau tetapkan

  6. 6

    فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَىٰ عَلَيْكَ

    Fa innaka taqḍī wa lā yuqḍā ‘alaik

    Sungguh, Engkaulah yang menetapkan, dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu

  7. 7

    وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ

    Wa innahū lā yażillu maw wālait

    Orang yang Engkau jadikan kawan tidak akan pernah hina

  8. 8

    وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ

    Wa lā ya‘izzu man ‘ādait

    dan orang yang Engkau musuhi tidak akan pernah mulia

  9. 9

    تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

    Tabārakta rabbanā wa ta‘ālait

    Mahaberkah Engkau, wahai Tuhan kami, dan Mahatinggi

Arti: Artinya dalam kata-kata sederhana, baris demi baris. Ini bukan terjemahan kata per kata.

Hafalkan

Kata
Berlatih dengan
Tampilan

Ketuk satu baris untuk membukanya.

0 dari 9 baris sudah hafal

Apa bacaan ini dan kapan dibaca

Inilah qunut yang diajarkan Nabi ﷺ kepada cucunya, al-Hasan bin Ali, untuk dibaca dalam sholat witir. Dalam mazhab Syafi’i, yang diikuti kebanyakan Muslim Indonesia, doa ini juga dibaca di rakaat kedua sholat Subuh, setelah bangkit dari rukuk. Dalam mazhab Hanbali, doa ini dibaca saat witir.

Mazhab Hanafi membaca qunut lain saat witir, "Allāhumma innā nasta‘īnuka", yang punya halaman sendiri. Keduanya sahih. Ikuti praktik mazhabmu atau masjid di tempatmu.

Ketika imam membacanya dengan suara keras untuk jamaah, ia mengucapkan "ihdinā" (bimbinglah kami) dalam bentuk jamak, dan makmum di belakangnya mengucapkan "Amin".

Baca panduan lengkapnya: Apa itu sholat sunnah, dan apakah aku harus mengerjakannya?

Cara menghafalnya

  1. Baca seluruh teksnya sekali bersama artinya, supaya kamu tahu apa yang kamu ucapkan.
  2. Hafalkan satu baris dulu. Ucapkan dengan suara sampai lancar, lalu tambahkan baris berikutnya.
  3. Sembunyikan kata-katanya sedikit demi sedikit: huruf pertama saja, lalu tidak ada sama sekali. Ketuk barisnya kalau perlu melihat.
  4. Langsung pakai dalam sholatmu. Mengulanginya lima kali sehari itulah yang membuatnya melekat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah qunut Subuh wajib?

Tidak. Dalam mazhab Syafi’i, qunut Subuh adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Mazhab Maliki membaca qunut pelan saat Subuh dengan kata-kata lain. Mazhab Hanafi dan Hanbali tidak membacanya saat Subuh kecuali di masa sulit. Jika kamu sholat di belakang imam yang membacanya, ikutilah dia.

Bolehkah aku menambahkan bacaan lain?

Banyak orang, termasuk di Indonesia, menambahkan "fa lakal-ḥamdu ‘alā mā qaḍait" dan sholawat kepada Nabi di akhir. Inti yang diajarkan dalam hadis adalah teks di halaman ini.

Dengarkan setiap kata

Revertly mengajari muallaf sholat dari nol, dengan bacaan audio untuk setiap baris, jadi kamu belajar bagaimana bunyinya, bukan hanya tulisannya. Tidak mampu membelinya? Minta kode gratis.