Apa itu dan dari mana asalnya
Rennet (enzim penggumpal susu) adalah kumpulan enzim yang membuat susu menggumpal menjadi keju. Rennet tradisional berasal dari lambung anak sapi, anak domba atau anak kambing. Saat ini sebagian besar keju dibuat dengan rennet mikroba dari jamur, atau dengan kimosin hasil fermentasi, yaitu enzim yang sama tetapi dihasilkan oleh mikroba. Sebagian keju juga memakai pepsin dari babi bersama rennet.
Pendapat ulama
- Rennet dari mikroba, tumbuhan atau fermentasi, atau dari anak sapi yang disembelih secara halal: halal menurut semua ulama.
- Rennet dari babi (pepsin babi): tidak halal.
- Rennet hewani dari anak sapi yang tidak disembelih secara halal: Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa rennet itu suci dan tidak terpengaruh oleh kematian hewannya, dan ada riwayat bahwa para sahabat makan keju buatan orang Majusi Persia. Banyak ulama Hanafi mengikuti pendapat ini.
- Sebagian besar ulama mazhab Maliki, Syafi'i dan Hanbali, serta dua murid Abu Hanifah, berpendapat bahwa rennet seperti itu najis, sehingga kejunya tidak halal. Sebagian ulama masa kini menambahkan bahwa jumlah rennetnya sangat sedikit dan habis terpakai dalam keju.
Di mana kamu menemukannya
Keju, serta whey, whey bubuk dan kasein dari pembuatan keju.
Apa yang perlu dicek di label
Halal menurut semua ulama: "rennet mikroba", "rennet vegetarian", "rennet non-hewani", "cocok untuk vegetarian", atau logo halal. Kata "rennet" saja tidak menyebut sumbernya, karena kata itu juga dipakai untuk rennet mikroba; "rennet hewani" berarti berasal dari hewan. Jika label tidak menyebutnya, tanya produsennya. Sebagian keju tradisional, seperti Parmigiano Reggiano, menurut aturannya sendiri wajib dibuat dengan rennet anak sapi.
Ini panduan, bukan fatwa. Resep bisa berubah, jadi cek labelnya, cari sertifikasi halal, dan tanyakan kepada imam atau ustaz di tempatmu untuk masalah yang diperselisihkan ulama.