Sholawat Ibrahimiyah: sholawat dalam sholat

Sholawat Ibrahimiyah

Shahih al-Bukhari 3370 (diriwayatkan oleh Ka’ab bin ‘Ujrah)

  1. 1

    اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

    Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammadin wa ‘alā āli Muḥammad

    Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

  2. 2

    كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ

    Kamā ṣallaita ‘alā Ibrāhīma wa ‘alā āli Ibrāhīm

    sebagaimana Engkau melimpahkan sholawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim

  3. 3

    إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

    Innaka ḥamīdum majīd

    Sungguh, Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia

  4. 4

    اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

    Allāhumma bārik ‘alā Muḥammadin wa ‘alā āli Muḥammad

    Ya Allah, limpahkanlah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

  5. 5

    كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ

    Kamā bārakta ‘alā Ibrāhīma wa ‘alā āli Ibrāhīm

    sebagaimana Engkau melimpahkan berkah kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim

  6. 6

    إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

    Innaka ḥamīdum majīd

    Sungguh, Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia

Arti: Artinya dalam kata-kata sederhana, baris demi baris. Ini bukan terjemahan kata per kata.

Hafalkan

Kata
Berlatih dengan
Tampilan

Ketuk satu baris untuk membukanya.

0 dari 6 baris sudah hafal

Apa bacaan ini dan kapan dibaca

Sholawat Ibrahimiyah memohon kepada Allah agar melimpahkan sholawat dan berkah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Para sahabat bertanya kepada Nabi ﷺ bagaimana cara bersholawat kepadanya, lalu beliau mengajarkan kata-kata ini.

Kamu membacanya di tahiyat akhir setiap sholat, setelah tasyahud dan sebelum salam. Sholawat ini tidak dibaca di tahiyat awal sholat tiga atau empat rakaat.

Baca panduan lengkapnya: Apa itu tasyahud dan apa bacaannya?

Cara menghafalnya

  1. Baca seluruh teksnya sekali bersama artinya, supaya kamu tahu apa yang kamu ucapkan.
  2. Hafalkan satu baris dulu. Ucapkan dengan suara sampai lancar, lalu tambahkan baris berikutnya.
  3. Sembunyikan kata-katanya sedikit demi sedikit: huruf pertama saja, lalu tidak ada sama sekali. Ketuk barisnya kalau perlu melihat.
  4. Langsung pakai dalam sholatmu. Mengulanginya lima kali sehari itulah yang membuatnya melekat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bolehkah aku membaca sholawat yang lebih pendek selama belajar?

Boleh. Selama belajar, "Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammad" adalah awal yang baik. Tambahkan barisnya satu per satu sampai kamu hafal semuanya.

Apakah ada redaksi lain?

Ya, ada beberapa redaksi yang sahih dengan sedikit perbedaan, dan di Indonesia sering dibaca dengan tambahan seperti "sayyidinā". Redaksi dari Shahih al-Bukhari ini adalah yang paling luas diajarkan.

Dengarkan setiap kata

Revertly mengajari muallaf sholat dari nol, dengan bacaan audio untuk setiap baris, jadi kamu belajar bagaimana bunyinya, bukan hanya tulisannya. Tidak mampu membelinya? Minta kode gratis.